Search

Tampilkan postingan dengan label sabar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sabar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 November 2014

Hadapi

Pembelajaranku hari ini 29-11-2014

Ada orang tua murid yang protes, rasanya itu ... >.< astaghfirullah .. sabar sabar.. tenang .. hadapi dengan kepala dingin
Redakan emosi, jangan menanggapi ketia emosi masih meluap luap. Rasanya ingin bela diri maksudnya membela diri sendiri tapi serasa menjadi tidak ikhlas T.T
Akhiranya beberapa saat saya diam tidak berkomentar dan tidak langsung menanggapi mencoba berfikir sejenak, perbanyak istighfar. Dirasa sudah tenang dan dapat menguasai diri saya mencoba mengemukakan pendapat. Alhamdulillaah n_n

Astagfirullah....
Maka jangan langsung mengambil kesimpulan, tapi simak dan dengarkanlah barangkali bisa menjadi pelajaran dan bahan muhasabah /introspeksi diri.

Setelah selang beberapa minggu, orang tua murid tadi meminta tolong kepada saya supaya menyampaikan izin kepada guru kelas karena anaknya sakit. Alhamdulillah.. akhirnya tidak ada salah faham kembali, buah dari kesabaran ^-^
Allahuakbar hatipun semakin tenang, dan saya tidak menyesal karena tempo hari tidak membela diri    \\n.n//

Mungkin ini diantara ujian hati ....
Belajar mengendalikan emosi,
Belajar sabar,
Jaga lisan, jangan biarkan lisan ini menyakiti hati orang lain.

Jika kita tidak dapat bisa membantu orang lain
Maka setidaknya kita tidak menyakiti hatinya.

Wallahu'alam

Jumat, 03 Oktober 2014

IBU

Susah untuk dijelaskan
Wajar jika marah, wajar jika negur,
Ibu negur lewat teladan, Menyuruh dengan contoh
Wajar jika hati ini tak tega,
Ibu kadang aku acuh..

Satu, jangan kecewakan kepercayaannya
Jika dipanggil segera datang.
Jika disuruh kasih kabar kembali.
Jika pergi, kabari ketika sampai.
Informasi tentang anaknya datang tidak dari orang lain tapi langsung disampaikan.
Pahit manis harus dikabarkan dan disampaikan.
Tidak mengganggunya ketika istirahat.

Ibu ... engkau begitu sabarnya
Tidak pernah mengeluh pekejaan rumah, walau sibuk dari pagi hingga petang.
Anak-anak kadang acuh, cuek, easy going,
Dengan tulus ikhlas, seharusnya pekerjaan anak, ibu yang kerjakan bahkan semua.
tapi sebaliknya .... anak terbiasa disuruh baru dikerjakan. Tanpa disuruh entah kapan selesainya.
Apakah engkau marah??
Tidak. Dengan tenang ibu menjawab, semua punya aktifitas masing-masing, sudah capek jangan ditambah cape dengan marah-marah. Malah akan rugi... yaa allah

Mungkin pernah terlihat marah, itu karena memang kesalahan kita sebagai anak.
Susah dibangunkan, mandi lama, menunggu lama, ditinggal pergi rombongan, becanda dengan adik sampai keterlaluan dikiranya, disuruh ikut kumpul keluarga tapi tidak datang, perampungan skripsi supaya cepat kelar, disuruh sholat.

Raut wajah nampak jelas semakin tua, 
Lekukan tulang pipi sekarang tampak, rambut perak sudah mulai terlihat banyak.
Keadaan sakin namun tidak pernah mengeluh kepada manusia.
Makan obat sendiri, tidak mau dimanjakan.

Terlihat nyaman ketika bermunajat kepada-Mu Yaa Rabb.
Terdengar isak tangis menahan sedih yang disembunyikan.
Terdengar suara parau yang beliau curhatkan kepada-Mu.
Terdengar bisik-bisik do'a yang beliau panjatkan.
Terdengar tidak jelas suara menahan sakit yang dirasakan.
Terdengar untaian kalimat-kalimat Rabbaniayah yang membasahi bibirnya.
Ditemani sepertiga malam-Mu air mata ibu menjadi saksi.

Satu persatu yang jatuh sakit.
Satu persatu jua yang bangun dari sakitnya
Sungguh Allah menyediakan alasan dan hikmah yang tidak diketahui hambanya.

Nikmat sehat... tidak asing didengar
Rasa syukur kadang terbata dimulut
Rasa sabar kadang hati masih mengeja
Padahal sudah jelas, ibrahim 7
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, maka Allah akan menambah nikmat kepadamu..."

Yaa Rabb sehatkan ibu...
Berilah kesabaran, keikhlasan, tawakal untuknya.
Angkat penyakitnya, semoga sakitnya menjadi ladang pahala dan penggugur dosa.
Engkau Yang Maha Menyembuhkan penyakit yaa Rabb. Berilah kami petunjuk-Mu
Berilah kami kesehatan lahir dan batin.
Kesehatan full barakah.
Menjadikan kami semua orang-orang yang pandai bersyukur dan bersabar. Aamiin